Wonua Morome - Pada 17 Agustus 2025, Pemerintah Desa Wonua Morome memulai proyek pembangunan saluran tersier yang bersumber dari Dana Desa (DD). Inisiatif ini menandai langkah penting dalam upaya meningkatkan infrastruktur pertanian di wilayah tersebut, memastikan petani dapat mengakses air secara lebih efisien dan merata. Peresmian proyek ini dihadiri oleh jajaran pemerintah setempat, termasuk Kepala Desa Wonua Morome
Dalam sambutannya, Kepala Desa Wonua Morome menekankan pentingnya proyek ini. Beliau menyampaikan, "Agar warga setempat segera merasakan asas manfaat dari saluran tersier tersebut." Pernyataan ini mencerminkan komitmen pemerintah desa untuk segera menyediakan solusi nyata bagi permasalahan irigasi yang selama ini dihadapi petani. Saluran tersier berfungsi mengalirkan air dari saluran sekunder ke lahan-lahan pertanian, memastikan distribusi air yang adil dan optimal.
Penggunaan Dana Desa (DD) untuk proyek ini menunjukkan prioritas pemerintah desa dalam pembangunan yang berfokus pada kebutuhan dasar masyarakat. Dana Desa memungkinkan pemerintah desa untuk secara langsung merespons tantangan lokal tanpa harus menunggu alokasi dana dari tingkat yang lebih tinggi. Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian, yang pada gilirannya akan berdampak positif pada pendapatan petani dan ketahanan pangan desa.
Dengan selesainya pembangunan saluran tersier ini, diharapkan hasil panen akan meningkat secara signifikan. Ketersediaan air yang stabil sepanjang tahun akan memungkinkan petani untuk mengoptimalkan jadwal tanam dan mengurangi risiko gagal panen akibat kekeringan. Proyek ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, melainkan juga tentang investasi jangka panjang dalam kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat Desa Wonua Morome. Inisiatif ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat menghasilkan perubahan yang berkelanjutan.