Desa Wonua Morome
Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe
Peningkatan Kesehatan Masyarakat Melalui Posyandu

Wonua Morome, 14 Agustus 2025 – Kegiatan Posyandu rutin kembali diadakan di Balai Desa Wonua Morome. Acara yang berlangsung meriah ini bertujuan untuk memantau dan meningkatkan status kesehatan ibu dan anak di desa, serta menjadi wadah penting dalam upaya pencegahan stunting.
Posyandu kali ini dihadiri oleh berbagai pihak penting yang menunjukkan komitmen kuat terhadap kesehatan masyarakat. Turut hadir Kepala Desa Wonua Morome, aparat desa, Pendamping Desa, serta Kader Posyandu yang bersemangat. Kehadiran petugas kesehatan dari Puskesmas setempat juga memastikan pelayanan yang diberikan berjalan optimal dan profesional.
"Kegiatan Posyandu ini adalah wujud nyata kepedulian kita terhadap generasi penerus," ujar Kepala Desa Wonua Morome dalam sambutannya. "Mari manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Dukungan dan kehadiran kita semua sangat berarti untuk memastikan anak-anak kita tumbuh sehat dan cerdas."
Berbagai layanan kesehatan diberikan dalam kegiatan ini, meliputi:
-
Penimbangan dan Pengukuran Balita: Setiap balita ditimbang dan diukur tinggi badannya untuk memantau pertumbuhan mereka secara berkala.
-
Pemberian Makanan Tambahan (PMT): Balita yang hadir mendapatkan makanan tambahan bergizi yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi mereka.
-
Imunisasi: Petugas kesehatan memberikan imunisasi rutin kepada balita sesuai jadwal yang ditentukan.
-
Edukasi Kesehatan: Para ibu dan orang tua diberikan penyuluhan tentang pentingnya ASI eksklusif, gizi seimbang, kebersihan, dan cara pencegahan penyakit.
Selain itu, kader Posyandu dan petugas kesehatan juga memberikan konsultasi personal kepada setiap orang tua, menanggapi pertanyaan dan kekhawatiran mereka seputar kesehatan anak. Hal ini menjadikan Posyandu bukan sekadar tempat pelayanan, melainkan juga ruang diskusi yang interaktif dan membangun.
Kegiatan Posyandu di Desa Wonua Morome ini menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara pemerintah desa, pendamping, kader, dan tenaga kesehatan dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan sejahtera. Semangat dan partisipasi aktif dari masyarakat diharapkan terus berlanjut agar visi desa bebas stunting dan berdaya saing dapat terwujud.


